Thursday, 19 March 2009
|
Memuluskan Perjalanan Sukses Dengan Fokus If you want to get manything finally you get nothing! Demikian nasihat Suryadi Sasmita, seorang entrepreneur unggulan di negeri ini. Intinya, Suryadi ingin menekankan pentingnya kekuatan fokus. Memang, dalam hidup ini kita tidak bisa menggapai semua hal sekaligus. Logika sederhananya, jika kita mengejar sepuluh ekor kelinci pada saat bersamaan, hampir bisa dipastikan kita tidak akan memperoleh satu pun. Sebaliknya kalau kita memfokuskan perhatikan kepada salah satu dari sepuluh ekor tadi, niscaya kita akan lebih mudah menangkapnya. Suryadi sendiri pernah mencoba mengabaikan prinsip ini beberapa tahun lalu. Dengan latar belakang seorang pengusaha garmen, ia kemudian masuk ke berbagai bidang bisnis lainnya, seperti properti, pembalut wanita hingga bisnis retail. Hasilnya? “Pikirannya saya bercabang-cabang. Pecah tidak karuan sehingga bisnis utama saya malah terabaikan dan bisnis baru pun tidak terlalu berkembang. Untunglah saya segera menyadari hal ini dan kembali ke bisnis utama saya, “ katanya. Pengalaman yang dialami Suryadi juga pernah saya alami. Sebagai orang yang selalu merasa haus ilmu, saya suka sekali membaca. Setiap minggu saya selalu berkunjung ke toko buku. Sebagai pembicara publik, buku sangat membantu saya dalam menyiapkan bahan presentasi. Sayangnya ketika itu saya belum memutuskan bidang apa yang akan menjadi spesialis saya sebagai pembicara publik dan trainer. Akibatnya saya membeli buku dari berbagai bidang. Mulai dari motivasi, kewirausahaan, kepemimpinan, public relations, marketing hingga buku-buku spiritual. Seiring dengan meningkatnya kesibukan, saya tidak lagi punya terlalu banyak waktu untuk membaca. Istri saya terkadang menasihati saya agar membeli buku yang dibutuhkan saja mengingat masih begitu banyak buku yang belum tuntas saya baca. “Fokuskan pada bidang tertentu saja sehingga pengeluaran untuk buku bisa kita hemat,”nasihatnya. Saya pun sadar kalau apa yang dikatakannya itu benar. Itulah sebabnya sejak beberapa waktu lalu saya lebih memfokuskan diri saya untuk mendalami ilmu motivasi dan kepemimpinan. Dua bidang ini begitu menarik hati saya dan saya merasa panggilan hidup saya memang ke arah situ. Berkat kegiatan belajar yang terfokus, dalam waktu dekat, saya bersama partner bisnis saya akan meluncurkan 2 lembaga pendidikan praktis di bidang kewirausahaan dan kepemimpinan. Fokus memang penting. Saya punya seorang teman yang memiliki semangat hidup dan cita-cita yang tinggi. Tahun lalu ia bercerita kalau ia sedang aktif di bisnis pemasaran jaringan. Awal tahun ini ia berganti bidang bisnis ke arah minuman. Baru-baru ini ia bahkan banting setir lagi ke arah makanan. Tanpa perlu penjelasan panjang darinya, saya pun tahu kalau bisnisnya tidak ada yang berkembang pesat. Saya mengamati salah satu alasan mengapa orang sering tidak bisa fokus adalah kecenderungan untuk membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Melihat orang lain sukses di bisnis pakaian, ia pun ingin ikutan. Melihat temannya berkembang di bidang properti, hatinya pun tergiur padahal ia sama sekali tidak tahu seluk-beluk bisnis itu. Barangkali dalam pikiran bawah sadarnya terbentuk sebuah pemahaman kalau orang lain bisa sukses di bidang itu, saya pun pasti bisa. Membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain bukan sikap yang bijaksana. Itu tidak adil. Setiap manusia punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yang paling baik adalah kita senantiasa berfokus pada kekuatan-kekuatan kita. Dalam buku The Power of Focus, Jack Canfield menulis, “You must invest most of your time every week doing what you do best, and let others do what they best.” Ya, luangkanlah waktu Anda untuk melakukan hal-hal yang Anda kuasai dengan baik dan biarkan orang lain melakukan hal-hal yang mereka kuasai. Kalau kita berfokus pada kelemahan kita, sudah bisa dipastikan kita tidak akan mencapai hasil maksimal. Bahkan, seringkali kita merasa stres dan frustrasi. Pertanyaannya sekarang, bagaimana kita tahu apa bidang kekuatan kita? Pertama, kita bisa melihat bidang mana saja yang kita mahir atau terampil. Kedua, dengan menanyakannya kepada orang lain. Terkadang kita memang tidak menyadari kalau kita mempunyai sebuah kelebihan tertentu. Saya sendiri pernah mengabaikan kelebihan saya dalam hal menulis selama beberapa tahun sampai seorang sahabat menasihati saya dengan mengatakan profesi sebagai penulis tidak mengenal masa pensiun. Dari sinilah saya tergugah untuk menulis buku. Ditunjang dengan hobi membaca buku (yang sebagian besar bisa dijadikan referensi), saya pun merasa pekerjaan ini sebagai sebuah bentuk permainan saja dan saya menghayatinya sepenuh hati. Kalau kita masih juga sulit menemukan bidang kekuatan kita, saya sarankan agar membuka komunikasi yang lebih intensif dengan Yang Mahakuasa. Biarkan Ia berbicara dan kita mendengarkan. Memang dalam hidup ini, kita kurang memberikan waktu kepada Tuhan untuk berbicara kepada kita. Kita terlalu sibuk berbicara tentang Tuhan (talk about) sehingga seolah-olah kita paling tahu segala sesuatu tentang-Nya. Sering juga kita hanya berbicara kepada Tuhan dengan satu arah (talk to). Misalnya berdoa hanya untuk menyampaikan permohonan dan keluhan-keluhan kita. Sebaliknya, jarang sekali kita meluangkan waktu yang cukup untuk berbicara dengan Tuhan (talk with). Padahal saya yakin, Tuhan senantiasa mau berdialog dengan kita. Kalau kita telah menemukan bidang kekuatan kita, akan lebih mudah bagi kita untuk membuat impian berdasarkan bidang kekuatan itu. Impian yang terfokus akan memberikan energi yang mendorong kita untuk berusaha mencapainya. Sahabat saya, Mas Aribowo Prijosaksono punya punya impian untuk memberikan insiprasi dan memberdayakan banyak orang agar memiliki kehidupan yang luar biasa (living a great live). Ditunjang kelebihannya dalam hal menulis, hingga kini ia telah menghasilkan 7 buah buku yang laris di pasaran (best seller). Salut! Bagaimana dengan Anda? ***
Karakter Pemimpin yang Luar Biasa Saat seseorang memutuskan (baik secara sadar atau tidak) untuk mengikuti kepemimpinan anda, keputusan itu terutama karena satu atau dua hal berikut : karakter anda atau kemampuan anda. Mereka ingin memastikan apakah anda adalah seseorang yang pantas mereka ikuti, atau apakah anda memiliki kemampuan untuk membawa mereka pada keberhasilan. Tentu ada banyak pertimbangan, namun kali ini kita akanmemusatkan perhatian pada diskusi untuk mengetahui macam-macam karakter yang membuat orang lain mengikuti kepemimpinan anda. 1. INTEGRITASIntegritas adalah melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang anda katakan. Integritas membuat anda dapat dipercaya. Integritas membuat orang lain mengandalkan anda. Integritas adalah penepatan janji-janji anda. Satu hal yang membuat sebagian besar orang enggan mengikuti anda adalah bila mereka tak sepenuhnya merasa yakin bahwa anda akan membawa mereka menuju ke tujuan yang anda janjikan. Apakah anda dikenal sebagai seseorang yang mempunyai integritas ? 2. OPTIMISMETakkan ada orang yang mau mengikuti anda bila anda memandang suram masa depan. Mereka hanya mau mengikuti seseorang yang bisa melihat masa depan dan memberitahukan pada mereka bahwa di depan sana terbentang tempat yang lebih baik, dan mereka dapat mencapai tempat itu. Apakah anda melihat gelas itu separuh kosong ? Bila ya, anda adalah seorang pesimis. Apakah anda melihat gelas itu separuh berisi ? Bila ya, anda adalah seorang optimis. Apakah anda melihatnya sebagai segelas penuh ; yaitu separuh berisi air dan separuh lagi berisi udara ? Maka anda adalah seorang yang super optimis. Apakah anda dikenal sebagai seorang yang optimis ? 3. MENYUKAI PERUBAHANPemimpin adalah mereka yang melihat adanya kebutuhan akan perubahan, bahkan mereka bersedia untuk memicu perubahan itu. Sedangkan pengikut lebih suka untuk tinggal di tempat mereka sendiri. Pemimpin melihat adanya kebaikan di balik perubahan dan mengkomunikasikannya dengan para pengikut mereka. Jika anda tidak berubah, anda takkan tumbuh. Apakah anda anda dikenal sebagai seseorang yang memicu perubahan ? 4. BERANI MENGHADAPI RESIKOKapan pun kita mencoba sesuatu yang baru, kita mengambil resiko. Keberanian untuk mengambil resiko adalah bagian dari pertumbuhan yang teramat penting.Kebanyak orang menghindari resiko. Karena itu, mereka bukan pemimpin. Para pemimpin menghitung resiko dan keuntungan yang ada di balik resiko. Mereka mengkomunikasikannya pada pengikut mereka dan melangkah pada hari esok yang lebih baik. Apakah anda dikenal sebagai seorang yang berani mengambil resiko ? 5. ULETKecenderungan dari pengikut adalah mereka menyerah saat sesuatunya menjadi sulit. Ketika mereka mencoba untuk yang ke dua atau ke tiga kalinya dan gagal, mereka lalu mencanangkan motto, "Jika anda gagal di langkah pertama, sudahlah menyerahlah saja." Jelas saja mereka melakukan itu, karena mereka bukan pemimpin. Para pemimpin itu tahu apa yang ada di balik tembok batu, dan mereka akan selalu berusaha menggapainya. Lalu mereka mengajak orang lain untuk terus berusaha. Apakah anda dikenal sebagai seseorang yang ulet, tangguh, dan berdaya tahan tinggi ? 6. KATALISTISSeorang pemimpin adalah seseorang yang secara luar biasa mampu menggerakkan orang lain untuk melangkah. Mereka bisa mengajak orang lain keluar dari zone kenyamanan dan bergerak menuju tujuan mereka. Mereka mampu membangkitkan gairah, antusiasme, dan tindakan dari para pengikut. Apakah anda dikenal sebagai seseorang yang mampu menggerakkan orang lain ? 7. BERDEDIKASIPara pengikut menginginkan seseorang yang lebih mencurahkan perhatian dan komit ketimbang diri mereka sendiri. Pengikut akan mengikuti pemimpin yang senantiasa bekerja dan berdedikasi karena mereka melihat betapa pentingnya pencapaian tugas-tugas dan tujuan. Apakah anda dikenal sebagai seseorang yang komit dan senantiasa mencurahkan perhatian anda pada tujuan ? Karakter kepemimpinan diatas tidaklah diperoleh seseorang begitu saja ketika dia lahir, namun dari proses kegagalan, beradaptasi dan terus bertumbuh. Teruskan semangat untuk terus belajar menjadi pemimpin sejati yang luar biasa !
Impian Sejati Suatu hari, ada seorang muda yang bertemu dengan seorang tua yang bijaksana. Si anak muda bertanya, "Pak, sebagai seorang yang sudah kenyang dengan pengalaman tentunya anda bisa menjawab semua pertanyaan saya". "Apa yang ingin kau ketahui anak muda ?" tanya si orang tua. "Saya ingin tahu, apa sebenarnya yang dinamakan impian sejati di dunia ini". Jawab si anak muda. Orang tua itu tidak menjawab pertanyaan si anak, tapi mengajaknya berjalan-jalan di tepi pantai. Sampai di suatu sisi, kemudian mereka berjalan menuju ke tengah laut. Setelah sampai agak ke tengah di tempat yang lumayan dalam, orang tua itu dengan tiba-tiba mendorong kepada si anak muda ke dalam air. Anak muda itu meronta-2, tapi orang tua itu tidak melepaskan pegangannya. Sampai kemudian anak muda itu dengan sekuat tenaga mendorong keatas, dan bisa lepas dari cekalan orang tua tersebut. "Hai, apa yang barusan bapak lakukan, bapak bisa membunuh saya" tegur si anak muda kepada orang bijak tersebut. Orang tua tersebut tidak menjawab pertanyaan si anak, malah balik bertanya ,"Apa yang paling kau inginkan saat kamu berada di dalam air tadi ?". "Udara, yang paling saya inginkan adalah udara". Jawab si anak muda. "Hmmm, bagaimana kalo saya tawarkan hal yang lain sebagai pengganti udara, misalnya emas, permata, kekayaaan, atau umur panjang ?"tanya si orang tua itu lagi. "Tidak ….. tidak …… tidak ada yang bisa menggantikan udara. Walaupun seisi dunia ini diberikan kepada saya, tidak ada yang bisa menggantikan udara ketika saya berada di dalam air" jelas si anak muda. "Nah, kamu sudah menjawab pertanyaanmu sendiri kalau begitu. KALAU KAMU MENGINGINKAN SESUATU SEBESAR KEINGINANMU AKAN UDARA KETIKA KAMU BERADA DI DALAM AIR, ITULAH IMPIAN SEJATI" kata si orang tua dengan bijak. Renungan Anda saat ini mempunyai impian sejati ?Banyak orang yang mengatakan impian mereka ini, atau itu, tapi sebagian besar yang mereka sebutkan adalah keinginan belaka, bukan impian. Keinginan sifatnya tidak mendesak. Kalo bisa dapat syukur, nggak dapat juga tidak apa-apa. Kalo bisa mobil BMW, kalo nggak, Kijang juga gak apa-2. Ada pula orang yang mempersepsikan impian dengan harapan. Keduanya mirip namun berbeda. Harapan lebih kepada sesuatu di masa depan yang terjadi dengan sendirinya atau atas hasil kerja orang lain. Campur tangan kita kecil sekali, atau bahkan tidak ada. Impian tidak seperti itu. Apapun yang terjadi, mau tidak mau, dengan perjuangan sekeras apapun impian itu HARUS tercapai. Impian terbaik seorang manusia adalah ketika dia berusia dibawah lima tahun. "Saya mau jadi dokter, mau jadi pilot, mau jadi pengusaha, dll ……" bukankah itu yang kerap dikatakan oleh anak-anak anda ? Sayangnya, begitu mereka menginjakkan kaki di bangku sekolah, mereka `diharamkan' membuat kesalahan. Selain itu, mereka juga mulai diajarkan melihat realitas dunia – dari sisi yang negatif. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, seorang remaja hingga dia berusia 20 tahun, rata-rata akan menerima 20.000 macam kata "NO". "Jangan nakal, jangan main air, jangan kesana, jangan malas, jangan pergi, dan ribuan kata jangan yang lain. Memang tujuannya baik karena mengajarkan kepada kita agar dapat hidup dengan baik.Tapi karena terlampau seringnya kata "NO' itu diterima, akan mempengaruhi pula alam bawah sadar manusia. Sehingga setiap kali kita memikirkan sesuatu yang baru,misalnya impian, yang pertama kali terlintas di benak kita adalah kata "NO". Banyak juga orang saat ini apabila ditanya apa impiannya, mereka menjawab tidak tahu. Sungguh malang nasib orang tersebut, karena orang yang tidak mempunyai impian sebetulnya secara mental mereka sudah `mati'. Mungkin orang-2 tersebut menganggap hidup adalah suatu nasib, sehingga sekeras apapun mereka bekerja atau setinggi apapun impian mereka, namun apabila nasib tidak menghendaki mereka sukses, mereka tidak akan sukses. Atau ada pula tipe orang yang terjebak di dalam `comfort zone', dimana kehidupan mereka saat ini sudah nyaman, atau setidaknya berkecukupan.Mereka merasa tidak perlu membuat suatu impian yang lebih besar. Mereka mungkin akan berkata "Ah, buat apa rumah besar-besar …. Bisa ngontrak aja sudah bagus ……". Tipe ketiga, ada orang yang SENGAJA tidak mau membuat impian, karena ……. malu jika ditertawakan orang lain, dianggap norak, nggak tau diri, atau bahkan gila. Nah, sebenarnya bukan anda yang norak, tapi karena hidup kita sudah terlalu penuh dikelilingi oleh orang-orang dengan pikiran negatif, dimana mereka akan merasa `tidak suka' jika ada seseorang yang tadinya setingkat dengan mereka, lalu mau pergi ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka akan berusaha dengan ejekan, sindiran dan usaha-usaha lain agar anda tetap `selevel' dengan mereka. Kalau anda ingin membuktikan, coba besok pagi di kantor, katakan kepada rekan-2 anda, "Saya punya impian untuk jadi orang sukses.Saya akan berusaha keras mencapainya, untuk membawa saya dan keluarga saya ke tingkat yang lebih baik". Lalu coba lihat ….. berapa banyak yang mentertawakan anda …..Dan coba lihat pula berapa orang yang mendukung anda. Mungkin hampir tidak ada yang mendukung anda. Masih maukah anda meraih impian tersebut ….. setelah anda ditertawakan ….? Rekan-2 sekalian, saya yakin kita saat ini masih mampu menciptakan impian-2 kita, asalkan kita mau menghilangkan segala penghalang di dalam benak kita. Cobalah untuk berpikir bebas, seperti anak berusia 5 tahun. Jangan hiraukan apa yang dikatakan orang tentang impian anda, tapi berusahalah agar impian itu tercapai. Memang benar, kita tidak akan bisa mencapai semua impian kita. Tapi tanpa punya impian, anda tidak akan meraih apa-apa. Ciptakan impian, lakukan kerjanya, dan raih hasilnya !
Fleksibel Jika kita tahu bahwa langkah yang sedang kita ambil tidak membuahkan hasil maka kita harus merubah strategi, cari cara lain. Salah satu buku yang banyak menerangkan mengenai langkah ini adalah buku "Dare to fail" karangan Billi Lim. Billi menyebut dirinya pakar kegagalan. Kolonel Sanders ditolak berkali-kali, bahkan kakek berusia 62 tahun itu harus rela menghabiskan waktu kurang lebih 2 tahun untuk hidup di mobil, dalam upayanya menjual resep ayam gorengnya. Hingga akhirnya ada yang mau membelinya dan sekarang restoran KFC ada di mana-mana.Thomas Alfa Edison, mengalami kegagalan ribuan kali dalam membuat percobaan lampu pijar. Ungkapannya yang terkenal setiap kali percobaannya gagal : saya tidak gagal, saya hanya mengetahui satu cara lagi yang tidak berhasil. Paulus Winarto, seorang pengarang muda yang berhasil menjadi best seller author untuk buku pertamanya mengatakan bahwa ia ditolak hingga 6x sebelum buku pertamanya itu ada yang mau menerima, sekarang ia merupakan seorang yang sangat produktif di usianya yang masih sangat muda. Yang anda harus ingat : mereka merubah pendekatan atau caranya tapi tidak merubah impian mereka. Yang banyak terjadi, ketika kita mempunyai suatu impian dan kita mengalami kegagalan dalam perjalanan mencapainya, yang kita rubah adalah impian kita bukan cara kita mencapainya. Kalau anda telah melakukan langkah 1 s/d 5, maka besar kemungkinan yang akan anda rubah adalah caranya tetapi bukan impian anda, kenapa ? Karena impian yang anda kejar adalah yang berhubungan dengan yang anda sukai (langkah 1 dan 2) dan anda telah menemukan alasan yang kuat (langkah 3). Dengan melakukan sesuatu yang anda sukai, maka dalam mengejar impian anda tidak merasakan suatu beban ditambah lagi dengan adanya alasan yang kuat yang akan selalu memotivasi anda.
Cara Berpikir Kaya Seringkali saya mendengar gerutuan orang-2 yang mengatakan bahwa dunia ini tidak adil, karena yang kaya semakin kaya, dan yang miskin tetap miskin. Orang yang miskin acapkali berkata, seandainya mereka diberi kesempatan, mereka juga bisa kaya. Atau kalau mereka punya modal yang banyak atau pandai, mereka bisa mempunyai perusahaan juga. Benarkah modal bisa membuat orang kaya ? Banyak orang yang menang undian berhadiah, tapi dalam sekejab pula hartanya tersebut habis karena tidak dikelola dengan baik. Kaya dan miskin dalam konteks disini bukan dalam arti fisik, namun dari cara anda memandang uang. Apabila anda mempunyai rumah bak istana dengan lima mobil, namun anda selalu merasa kekurangan uang, berarti anda adalah orang miskin. Sebaliknya, seorang tukang becak yang sudah cukup puas dengan makan tiga kali sehari, bisa dianggap orang kaya. Robert Kiyosaki pernah mengatakan bahwa yang membedakan seseorang kaya dan miskin bukan uang, kepandaian atau modal, tetapi CARA BERPIKIR. Nah, cara berpikir seperti apa yang membuat orang kaya ? Yang pertama adalah masalah tabungan (saving). Orang miskin berpikir menabung di tempat yang aman, orang kaya berpikir investasi di tempat yang nyaman. Tempat menabung yang aman menurut orang miskin adalah tempat yang paling sering didengar keberadaannya, paling banyak cabangnya, paling besar gedungnya, bunganya stabil, dan bisa memberikan jaminan keamanan apabila terjadi sesuatu. Sedang tempat menabung yang nyaman menurut orang kaya adalah tempat yang tidak banyak diketahui orang, beresiko tinggi, pendapatannya naik turun setiap saat, dan perlu keahlian khusus untuk mengelolanya. Prinsip orang miskin disini adalah "Safe Risk, Stable Return", sedang orang kaya adalah "High Risk, High Return". Yang kedua adalah masalah penghematan vs pendapatan. Orang miskin sangat mematuhi aturan "Jangan sampai besar pasak daripada tiang". Artinya, seandainya pendapatan kita Rp 1 juta, sedangkan pengeluaran kita 1,5 juta, maka sebisa mungkin pengeluaran ditekan hingga Rp 800 ribu, masih sisa Rp 200 ribu untuk ditabung. Disisi lain, orang kaya jika mempunyai pendapatan 1 juta dan pengeluarannya 1,5 juta, maka mereka akan bekerja lebih keras sehingga pendapatannya mencapai 2 juta. Sehingga pengeluaran 1,5 juta tertutup dan masih tersisa Rp 500 ribu untuk ditabung. Bisa kita lihat disini, bahwa orang kaya pun mematuhi aturan penghematan tersebut, tapi dari sisi yang berbeda. Orang miskin melihatnya dari seberapa besar pendapatannya, lalu menekan pengeluarannya, sedang orang kaya melihat dari sisi pengeluarannya, lalu meningkatkan pendapatannya. Yang ketiga adalah masalah bagaimana anda dan uang bekerja bersama. Orang miskin bekerja keras demi uang, orang kaya menempatkan uang mereka pada instrumen tertentu agar bekerja keras bagi mereka. Disini semakin keras orang miskin bekerja, mereka akan mempunyai banyak uang, tetapi mereka hampir tidak mempunyai lagi waktu luang. Sebaliknya, semakin keras uang bekerja bagi orang kaya, mereka semakin punya banyak uang serta waktu luang. Itulah sebabnya tidak usah heran melihat orang kaya dengan ribuan karyawan masih sempat main golf, sedangkan orang miskin mengatakan tidak punya waktu mengantar anak tunggalnya jalan-2 ke mall karena sibuk bekerja. Yang keempat adalah pengelolaan uang tambahan. Seringkali jika kita menerima uang tambahan diluar gaji bulanan seperti THR, bonus, atau hasil kerja sampingan, pikiran orang miskin akan langsung digunakan untuk membeli sesuatu, karena dianggap duit tambahan tersebut sebagai rejeki dadakan. Orang kaya akan menempatkan uang tambahan tersebut pada investasi tertentu, dan bunganya baru dipakai untuk membeli sesuatu. Tiga hal yang berperan disini adalah waktu, modal awal dan bunga. Orang miskin dari segi waktu lebih cepat memperoleh barangnya, namun modal awalnya habis dan tidak memperoleh bunga. Sebaliknya, orang kaya lebih bisa menahan diri untuk membeli barang dalam waktu yang lebih lama, namun modal awalnya masih ada, karena pembelian dilakukan dengan bunga. Bagaimana cara berpikir anda, sudahkah anda berpikir seperti orang kaya ?
Berpikir Kreatif Diperlukan kemampuan berfikir kreatif untuk dapat mempertahankan hidup. Juga bagi mereka yang ingin bergerak serta hidup dalam gelombang perubahan yang cepat saat ini. Marmut dan dinosaurus, adalah sebagian dari binatang yang tidak akan pernah lagi di lihat didunia, dan saat ini ada 400 species lagi dalam daftar tunggu yang akan segera punah. Bagaimana dengan manusia ? Secara species tidak punah, tetapi institusi mereka yang punah dan tersingkir ! Beberapa tahun terakhir ini ada beberapa institusi besar yang menghilang dari peredaran, perusahaan pesawat terbang Fokker dan perusahaan elektronik terbesar tahun 80'an ITT telah bangkrut. Dan masih banyak lagi lainnya. Hal ini disebabkan tingginya kompetisi, meningkatnya permintaan pelanggan, kontrol lingkungan semakin ketat, permintaan SDM unggul dan perkembangan teknologi yang sangat cepat. Semua faktor tersebut bergabung menyatu untuk mengancam dan menantang. Yang mati adalah mereka yang gagal mengatasi, gagal beradaptasi atau gagal berubah sesuai dengan zamannya. Kreatifitas bukanlah monopoli hak orang genius saja. Ternyata IQ tidak menjadikan jaminan terhadap orang yang mempunyai kemampuan berfikir secara praktis, cekatan, orisinil dan kreatif. Sikap kreatif harus didukung oleh kecerdasan emosional - EQ. Adapun segi- segi mental orang kreatif adalah : 1. Selalu belajar untuk menjadi seorang inovator yang terbaikSeorang yang selalu mencari, menyesuaikan dan mengimplemantasikan ide- ide, baik yang baru maupun yang sudah lama. Carilah ide-ide secara aktif melalui cara membaca, pembacaan sepintas, membuat intisari dan lain sebagainya atas katalog-katalog, buku-buku laporan, dan lain sebagainya. 2. Ubahlah Kebiasaan dan citra diri andaJadilah seorang yang progresif, kembangkanlah atribut-atribut dan motivasi yang di butuhkan. Kembangkanlah sikap mencintai ide-ide, hal-hal, cara-cara, sistem-sistem dan teknologi-teknologi baru. Tuangkanlah ide-ide anda ke dalam bentuk tulisan. 3. Lakukanlah tindakanMilikilah keberanian dan keparcayaan diri untuk menjadi inovator. Jadilah orang yang berbeda. Kegagalan memang akan muncul, namun kita akan belajar dari adanya suatu kesalahan. Emosi akan dapat membantu munculnya kreatifitas --- Kendalikanlah stress. Tekunlah selalu !! 4. Terimalah perubahan dan tantangan suatu masalah dengan tangan terbuka. Jadilah seorang dengan pikiran yang terbuka dan fleksibel. 5. Terapkanlah ide-ide pada setiap sudut kehidupan andaDalam kehidupan pribadi anda, karir, sekolah, bisnis dan di manapun juga. Ajukanlah selalu pertanyaan: "Dengan jalan lain yang bagaimana saya dapat melakukannya ?" Hasilkan suatu pemecahan masalah, ide-ide, konsep dan teori-tori yang inovatif dan kreatif. Jadilah peka terhadap setiap kesempatan-kesempatan baik. 6. Pelajarilah tentang inovasi, perubahan dan kreatifitas sebagaimana anda berusaha untuk memenangkan diterimanya ide anda. Didiklah diri anda sendiri. Ambillah kursus-kursus yang tersedia. Kembangkanlah gairah terhadap adanya masalah yang anda hadapi. Belajarlah menjadi anggota suatu tim kerja, pemimpin dan inovator yang baik. 7. Milikilah selalu rasa ingin tahu dan jadilah seorang pengamat : Kembangkanlah semangat anda untuk mencari informasi. Inilah satu-satunya cara untuk dapat mengenali awal mula masalah yang sebenarnya. Hindarilah pertentangan cara berfikir anda. Temukanlah faktor-faktor yang dapat dijadikan kunci utama. 8. Bertanyalah selaluMengapa, Apa, Yang Mana, Di Mana, Kapan, Siapa, Bagaimana, dan Apabila. Refleksikanlah selalu terhadap setiap aspek dari masalah anda. Jangan terlalu capat berprasangka terhadap ide-ide. 9. Kembangkan daya berfikir reflektif dan kemampuan-kemampuan berfikir andaBermimpilah siang hari tentang masalah anda. Meloncatlah kesana kemari di antara daya nalar, kritis, khayalan dan berfikir melantur. Perbaikilah tingkat kemampuan berfikir anda melalui cara mempelajari sesuatu dan mempraktekkannya. 10. Bangunlah dasar pengetahuan dan intuisi anda melalui kegiatan membaca dan lain-lainnyaJagalah kerapian arsip anda. Belajarlah tentang cara bagaimana melakukan penelitian dan cara memvisualisasikan. Kita perlu memiliki pengetahuan umum seluas mungkin, bacalah bidang apa saja. Belajar apapun tidak ada ruginya, jika anda mampu menggunakan asas manfaat. Mulailah dengan rajin mencatat, membuat dokumentasi dan jagalah kerapian arsip anda. Milikilah konsep-konsep pemandu atau "pisau-pisau tajam" untuk membedah permasalahan.
Aku Ingin Menjadi LUAR BIASA ! Mata, pikiran dan hati selalu ingin melihat semuanya indah seperti yang kita impikan. Tetapi mengapa kenyataannya tidak seperti yang kita harapkan ? Anda tentu punya impian, harapan, keinginan atau cita - cita. Pertanyaanya, sudahkah semuanya menjadi kenyataan ? atau sudah berapa persenkah anda mewujudkannya ? Tulisan ini akan mengajak anda mendesain masa depan yang lebih baik. Namun sebelum melanjutkan membacanya , siapkan pensil dan buku untuk mencatat hal terpenting yang muncul. Siapkan pula pikiran, hati, ketulusan serta kejujuran anda menerima dalil - dalil di bawah ini: Pengakuan diri yang jujur merupakan kunci sukses pribadi andaSebuah keberanian akan mengantar anda ke jalan yang tepatSikap mau belajar merupakan teman seperjalanan yang akan memberi peneranganRendah hati adalah senjata untuk menghancurkan semua rintanganSetelah memahami dalil-dalil di atas, mari berlayar memahami diri anda, menemukan impian dan meraihnya Cita-cita. Pengenalan diri secara jujur merupakan sikap yang sangat bijaksana sebelum anda ingin menjadi luar biasa. Dengan begitu anda akan menemukan kelebihan dan kekurangan anda. " aku dan cita-citaku " adalah suatu bentuk keinginan paling mendalam dari setiap orang. Untuk mengenali diri anda sendiri maka anda harus set ulang apa sebenarnya cita-cita anda. Mau jadi apa saya dalam 3, 5, 10 tahun mendatang ? Orang-orang luar biasa selalu mencari lingkungan yang mendukung dirinya menjadi apa yang diimpikannya. Jika tidak menemukannya, mereka tidak pasrah ! Mereka justru menciptakan lingkungan sendiri. Silahkan introspeksi diri apakah cita-cita anda sejalan dan mendapatkan lingkungan yang sesuai. Jika tidak anda harus berani keluar dari jalan yang selama ini dijalani. Beranilah berputar haluan ! Lalu tatapkan cita-cita anda dan pegang teguh itu. Kenali diri anda dengan cita-cita anda. Citra Diri. Bagaimana cara anda memandang diri anda sendiri ? Apakah anda melihat diri anda sebagai sosok yang lemah, tak berdaya, penuh rasa rendah diri, apatis, egois, menyebalkan, minder, takut gagal atau sifat dan sikap negatif lainnya ? Citra diri yang baik merupakan syarat mutlak untuk anda menjadi manusia yang luar biasa. Jika selama ini anda pesimis pada diri sendiri,maka sudah waktunya mengubah diri menjadi optimis, berpenghargaan besar, berambisi, dan berani menghadapi tantangan dan resiko. Setiap pribadi layak untuk berhasil dan sukses. Setiap pribadi berhak menetapkan cita-citanya setinggi langit, berhak mendapatkan apa yang diinginkan. Selama anda merasa todak layak, tidak mampu, itu berarti anda terlalu menghina diri anda sendiri. Anda sudah menginjak-injak diri sendiri. Sebab itu perbaiki cara melihat diri sendiri. Perbaiki citra diri anda. Harga Diri. Perasaan diri sendiri atau berapa besar menyukai diri sendiri itu adalah sebuah harga diri. Pernahkah anda membayangkan jadi bintang film terkenal yang disanjung dan dihormati banyak orang ? Bukankah hati dan perasaan anda sangat luar biasa ? Bukankah itu sangat berpengaruh terhadap perasaan ? Bukankah kemudian anda semakin menyukai diri anda sendiri ? Itulah sebuah harga diri. Menyukai, bangga, dan menyayangi diri sendiri merupakan faktor terpenting untuk menjadi luar biasa. Orang lain tidak mungkin akan menghargai anda jika anda sendiri tidak pernah menghargai diri sendiri. Kalau anda memberikan nilai 10 pada diri anda maka orang lain pun akan memberikan nilai 10, bahkan lebih ! Sebaliknya jika anda sudah tidak menghargai diri sendiri, begitu murah menghargai diri sendiri, orang lain pun akan melakukan hal yang sama terhadap anda. Maka hargai diri anda setinggi-tingginya. Menantang Diri Sendiri. Anda tidak mungkin termotivasi setiap saat. Ada kalanya jika hidup terasa sulit sehingga motivasi hilang. Tetapi sebaliknya, jika perasaan anda sedang senang maka anda akan mendapatkan kembali api motivasi tersebut. Motivasi akan muncul jika berhubungan dengan nilai kehidupan, keinginan, kebutuhan dan ambisi. Motivasi juga akan timbul jika kita hendak bepergian, kehidupan terancam atau waktu menghadapi sebuah resiko. Maka, tatkala anda kehilangan motivasi, saatnya anda harus menantang diri sendiri. Ciptakan lagi motivasi yang terhilang tersebut. Bagaimana caranya ? lakukan cara ini : tetap antusias, penuhi diri dengan rasa ingin tahu, baca buku, dengar kaset motivasi, renungkan terus impian, bayangkan saat impian terwujud, sadari bahwa anda dalam proses perubahan, dan jangan berharap kehidupan jadi lebih mudah. Menantang diri sendiri berarti anda berani mengakui segala kelemahan dan kekurangan. Anda harus siap mengubahnya menjadi kekuatan dan kelebihan. Berani menantang diri anda sendiri berarti anda sudah masuk ke dalam dunia komitmen yang tertinggi dalam proses pencapaian kemenangan diri anda. Mulai Bergerak. Setelah mengetahui dengan pasti ke mana anda akan pergi, maka saatnya anda bergerak. Kesiapan sangatlah diperlukan dalam perjalanan anda menjadi manusia yang luar biasa. Maka hal-hal yang harus anda lakukan adalah : mengubah frustasi menjadi aksi. Sudah saatnya anda tinggalkan konsep-konsep, metode, cara-cara kerja dan kebiasaan lama. Ganti dengan yang baru. Saatnya anda bangkit, bangun dan sadar bahwa ternyata anda menjadi luar biasa jika anda mau dan bersedia membayar harganya. Apa yang harus anda perbuat ? Buat daftar sifat terbaik lalu buang sifat buruk. tetaplah bergairah, terus belajar mengembangkan potensi diri, kepribadian, tantangan lebih berani, selalu bicara positif, membuat prestasi lebih baik, selalu berhubungan dengan orang lain, selalu memotivasi diri setiap saat, dan memahami hukum panen. Jika anda menghendaki buah durian janganlah menanam biji jagung. Menjadi Luar Biasa. Setelah mengenali diri, berani menantang diri sendiri, mulai bergerak ke depan ke arah perbaikan, kemajuan, pengembangan diri yang positif, maka siap-siaplah menyongsong lahirnya diri anda sebagai manusia luar biasa. Berfikir terlebih dulu baru bertindak adalah cara yang benar yang dilakukan oleh orang-orang luar biasa. Kendaraan berati fasilitas yang dipergunakan untuk menuju ke masa depan yang anda inginkan. Kendaraan anda tidak lain adalah semangat anda. Kemauan. Akhir kata, kemauan dan pilihan adalah yang sangat menentukan apakah anda ingin tetap menjadi manusia yang biasa atau luar biasa. Tidak perduli anda siap dan dari mana, jika anda mau dan memilih untuk menjadi orang yang luar biasa anda pasti bisa. Tetapi jika anda tidak mau, maka hidup anda tidak akan pernah berubah. Jika anda tidak memilih, janganlah menyalahkan keadaan. Anda yang menentukan ke mana akan pergi, dengan siapa pergi, apa yang harus dibawa, berapa banyak bekal, kapan mau berangkat, jalan mana yang harus dilewati, semuanya tergantung pada pilihan dan keputusan anda sendiri. Menjadi luar biasa hanyalah salah satu pilihan yang dapat anda pilih dalam kehidupan anda. Anda pasti bisa jika anda menginginkannya
|
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates
|